ISKINDO: Pinisi Berisi Bantuan Siap Berangkat ke Palu-Donggala

ISKINDO: Pinisi Berisi Bantuan Siap Berangkat ke Palu-Donggala

Makassar, ISKINDO – Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) dan Yayasan Makassar Skalia (YMS) siap menggelar pelayaran ekpedisi pinisi untuk misi kemanusiaan korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu-Donggala. Hari Jumat, 5/10, panitia telah melaksanakan proses loading barang sekaligus menandai bahwa misi siap dijalankan.

Terkait misi tersebut, Ketua Umum ISKINDO, Muh Zulficar Mochtar mengatakan bahwa misi ini bertujuan membawa bantuan bahan makanan, obat-obatan dan pakaian untuk membantu korban bencana. “Misi pelayaran ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan kita di ISKINDO bagi korban bencana Palu-Donggala dan sekitarnya,” kata Zulficar.

Menurut Zulficar, pendistribusian bantuan ini cukup unik karena menggunakan kapal pinisi. Alasannya karena mobilitas dan daya jangkaunya yang luas ke wilayah pesisir yang terpapar gempa dan tsunami.

“Aksi ini juga juga merupakan rangkaian Bakti Pinisi Nusa yang akan berlayar mengelilingi Indonesia untuk melakukan bakti pada masyarakat luas. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu persiapan dan penyediaan bantuan,” tambah Zulficar

Sementara itu, koordinator program Pinisi Bakti Peduli Palu-Donggala,  Moh Abdi Suhufan menyebut bahwa misi peduli Palu dan Donggala akan memakan waktu 10 hari.

“Hingga pemuatan sore ini (Jumat, 5/10), tidak kurang 70 ton bahan bantuan berikut 37 orang relawan akan berada di lokasi terpapar bencana dalam 10 hari waktu operasi bakti,” jelas Abdi.

Suasana saat pelepasan (dok: istimewa)

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam misi ini adalah penyediaan dapur umum, distribusi bantuan korban oleh relawan, pengambilan data drone di lokasi terpapar serta pemeriksaan kesehatan dan konseling bagi korban.

“Selain pemberian bantuan, kami akan mencoba membantu pemerintah melakukan pendataan kerusakaan ekosistim pesisir dan laut, termasuk dampak bagi pemanfaat seperti nelayan atau petambak kalau ada,” kata Abdi

Pelepasan kapal Bakti Pinisi yang dinakodai Kaswadi asal Pangkep, Sulawesi Selatan ini dilaksanakan di dermaga Lantamal IV Makassar menuju Donggala dan Palu pada hari Jumat,  5 Oktober 2018.

“Ini menandai bahwa pinisi siap membawa misi bantuan ke Palu dan Donggala,” jelas Abdi.

Menurut Abdi, kapal pinisi dijadwalkan akan tiba di Donggala tanggal 7 Oktober di Donggala dan merapat di Palu pada tanggal 8 Oktober 2018.

Selain mengutus relawan dan pinisi, ISKINDO juga telah mendirikan posko di Kota Palu, beberapa sukarelawan anggota ISKINDO di Palu, Gorontalo dan Manado dilaporkan telah siap menanti kedatangan pinisi tersebut termasuk sukarelawan.

“Kita sebagai manusia, sesama hamba Allah, tidak ada salahnya membantu saudara kita yang terkena dampak. Ada saya dengar 1500-an korban,” kata salah seorang relawan yang akan naik pinisi bernama Ihsan asal Jalan Alauddin, Makassar.

Sementara warga Palu, bernama Ruslan menyatakan harapannya untuk ikut menjadi relawan bagi ISKINDO.

“Sebagai warga Palu, kami siap menjadi sukarelawan ISKINDO, untuk bongkar barang atau mendistribusikan. Kontak saja jika kapal akan tiba di Palu,” kata warga Palu tersebut kepada admin. (KAS)

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *